Program Studi Teknik Mesin

Progam studi

Teknik Mesin

Peringkat Akreditasi

B

                      Nomor SK

437/SK/BAN-PT/Akred/S/XI/2014

Ketua Program Studi : Nitha, ST.,MT

Staf Administrasi : Gloria R. Sirenden, S.Kom
Teknisi / Lab : Edy Pasang Sura’

ed

Visi Program Studi

Visi Program Studi Teknik Mesin mengacu kepada visi Universitas. Adapun visi dari program studi adalah Menjadi program studi bermutu dalam bidang Teknik Mesin yang berkarakter melayani di seluruh Indonesia tahun 2020.

Misi Program Studi

  1. Melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi dengan semangat melayani.
  2. Mengembangkan pendidikan dalam bidang Teknik Mesin yang berwawasan lingkungan sesuai perkembangan IPTEKSBUD.
  3. Meningkatkan kualitas pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan.
  4. Mengembangkan kemitraan dengan instansi yang relevan.

Tujuan Program Studi

Program Studi Ilmu Teknik Mesin bertujuan menghasilkan sarjana yang:

  1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi luhur, berkepribadian tinggi, berjiwa pengabdian dan memiliki tanggung jawab yang besar terhadap masa depan Bangsa dan Negara.
  2. Profesional di bidang ilmu teknik mesin untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sasaran Program Studi

Sasaran yang diharapkan dicapai dalam kurun waktu hingga 5  tahun kedepan adalah menghasilkan:

  1. Lulusan dengan IPK diatas rata-rata 3,00 dengan lama penyelesaian studi 4 tahun.
  2. Lulusan yang berkompeten di bidang ilmu Teknik Mesin.
  3. Lulusan yang mampu memenuhi kebutuhan dan kepentingan Stake Holders.
  4. Lulusan yang mandiri dengan karakter melayani dan mampu menciptakan lapangan kerja untuk peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Strategi Untuk Mencapai Sasaran dan Tujuan tersebut adalah:

  1. Meningkatkan kualifikasi dosen melalui studi lanjut ke jenjang yang lebih tinggi.
  2. Meningkatkan kapabilitas dosen melalui pelatihan Pekerti, AA, dan Pengukuran Tes dan pelatihan profesional lainnya.
  3. Mewajibkan dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan keahlian program studi.
  4. Proses pembelajaran berdasarkan Students Center Leaning (SCL)  berbasis KB
  5. Mereview/merevisi kurikulum secara periodik mengikuti kemajuan dan perkembangan IPTEKSBUD.
  6. Meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan l
  7. Peningkatan kuantitas sarana dan prasarana pembelajaran.
  8. Menciptakan atmosfir akademik yang kondusif.
  9. Membangun kemitraan dengan berbagai pihak yang relevan.

Pengelolaan Program Studi Teknik Mesin secara umum mengacu pada peraturan administrasi dan peraturan akademik yang dikeluarkan oleh Universitas. Dalam penjabarannya program studi membuat kesepakatan internal yang mengacu pada peraturan-peraturan akademik, administrasi, dan kebijakan universitas. Dengan landasan serta kesepakatan tersebut, maka pengelolaan Program Studi Teknik Mesin berjalan dengan baik yang didasari oleh kepatuhan mengikuti kesepakatan-kesepakatan dan aturan-aturan untuk pemberlakuan dan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi pada prodi Teknik Mesin dan diharapkan dapat menjamin terlaksananya lima pilar tata pamong, yaitu:

Kredibilitas

Dalam menjalankan tugas dan kewajiban setiap pemangku jabatan struktural juga berpedoman pada peraturan-peraturan universitas dimana dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran selama kesepakatan dan kebijakan program studi tidak bertentangan dengan aturan pihak fakultas dan universitas.

Proses pemilihan unsur pimpinan diadakan berdasarkan mekanisme pemilihan unsur pimpinan yang dipimpinan oleh salah seorang pimpinan rapat yang hadir dan dibantu oleh seorang sekretaris. Pemilihan pimpinan berdasarkan syarat-syarat tertentu yang meliputi persyaratan akademik dan persyaratan lainnya sebagaimana disyaratkan dalam STATUTA UKI TORAJA. Pemilihan dilaksanakan dengan pemungutan suara oleh setiap dosen yang hadir, hasilnya berupa perolehan suara yang disampaikan kepada pimpinan Fakultas dan selanjutnya diteruskan pimpinan Fakultas ke Rektor untuk penetapannya.

Transparan

Aspek transparan antara lain dicerminkan dalam tata cara penyusunan program kerja dan rencana anggaran (PKRA). Transparansi diupayakan melalui sistem pengambilan keputusan yang demokratis dan partisipatif dalam rapat-rapat dosen program studi. Sebagai bahan informasi kepada mahasiswa, dosen dan staf administrasi maka PSTM menyiapkan beberapa buku pedoman umum antara lain, Pedoman Penulisan Skripsi, SOP Layanan Laboratorium, standar layanan administrasi seperti prosedur perkuliahan, ujian semester, ujian skripsi, KKN, dan prosedur penulisan karya ilmiah serta prosedur layanan perpustakaan. Disamping itu, transparansi terhadap nilai-nilai akhir mahasiswa dinyatakan melalui kontrak perkuliahan, dimana setiap mahasiswa berhak mendapatkan informasi yang transparan tentang nilai tugas, mid dan final.

Akuntabel

Akuntabel tata pamong ditunjukkan melalui laporan pertangungjawaban untuk masa jabatan yang telah dijalankan. Laporan pertanggungjawaban disampaikan melalui laporan tahunan sebagai mekanisme evaluasi dan kontrol untuk tindakan perbaikan dalam periode selanjutnya.

Bertanggung Jawab

Setiap civitas akademika dilingkungan program studi telah memiliki tugas dan pekerjaan masing-masing. Ketua Program Studi bertanggung jawab khusus masalah akademik seperti penyusunan jadwal kuliah, pembagian beban mengajar, penugasan pembimbingan, monitoring dan absensi serta masalah akademik lainnya, sedangkan pegawai sebagai unsur penunjang akademik membantu ketua program studi dalam menjalankan tugasnya seperti mengawasi absensi, berita acara perkuliahan, dan menyediakan berita acara ujian semester.

Adil

Prinsip keadilan berjalan dengan baik di program studi, ditunjukkan dengan adanya perlakuan setara terhadap seluruh civitas akademika. Pelanggaran terhadap etika atau tata tertib kampus akan diberikan sanksi mulai sanksi ringan, sedang hingga sanksi berat berupa pemecatan. Penyelesaian pelanggaran pada tingkat program studi ditangani oleh ketua program studi dimana sebelumnya dibahas bersama dalam rapat program studi. Jika pelanggaran tersebut tidak dapat diselesaikan pada tingkat program studi dan fakultas maka selanjutnya akan dibawah ke tingkat universitas untuk penetapan sanksi.