Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja secara resmi melepas 261 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Angkatan XLVI Tahun 2026 dalam sebuah acara pelepasan yang berlangsung di Kampus 1 UKI Toraja, Senin (02/02/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, sivitas akademika, serta perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara.

KKN-T UKI Toraja Tahun 2026 mengusung tema “KKN UKI Toraja Berdampak” dan akan berlangsung selama tiga minggu. Program ini dilaksanakan di dua kabupaten, yakni Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara, yang mencakup 7 kecamatan serta 22 lembang/kelurahan. Kegiatan KKN-T dirancang sebagai bentuk pembelajaran kontekstual yang memungkinkan mahasiswa belajar langsung di tengah masyarakat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Ketua Panitia KKN-T Angkatan XLVI, Dr. Theresyam Kabanga’, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, teknologi, serta nilai-nilai akademik secara akuntabel dan bertanggung jawab. Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Rektor UKI Toraja, Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pelaksanaan KKN-T harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Setiap program kerja yang dirancang diharapkan tidak hanya layak dilaksanakan, tetapi juga memiliki nilai ilmiah yang berpotensi untuk dipublikasikan. Rektor juga mengimbau agar mahasiswa fokus pada permasalahan riil yang ada di masyarakat serta senantiasa menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi KKN-T.

Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Tana Toraja diwakili oleh Muhammad Safar, T.TP., M.H., selaku Asisten I Bidang Pemerintahan, sedangkan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara diwakili oleh Salvius Pasang, D.P., M.P., selaku Sekretaris Daerah.

Dalam sambutannya, kedua perwakilan pemerintah daerah tersebut menyampaikan harapan agar kehadiran mahasiswa KKN-T mampu menggali dan mengembangkan potensi lokal yang ada di setiap lembang/kelurahan. Mereka menegaskan bahwa mahasiswa KKN-T hadir sebagai representasi institusi, bukan sebagai individu, sehingga diharapkan mampu menunjukkan sikap, etika, dan kontribusi yang positif.

Bapak Muhammad Safar menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater selama menjalankan KKN-T. Sementara itu, Bapak Salvius Pasang mengajak seluruh peserta KKN-T untuk tidak bersikap pasif, melainkan aktif, kreatif, serta mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan KKN-T Angkatan XLVI ini, UKI Toraja kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.